Menurut
mereka,temuan baru tsb sekaligus telah memecahkan rekor temuan
permainan dadu tertua sebelumnya yang berhasil ditemukan di Wilayah
Guangdong, China(2004). Pada penggalian sebelumnya di reruntuhan
peradaban Mesopotamia, permainan dadu juga sempat ditemukan,namun
usianya jauh lebih muda 200 thn dari yang ini. Selain itu, sebuah kotak
persegi panjang yang terbuat dari semacam kayu pirus ditemukan bersamaan
dengan penemuan permainan dadu tsb.Namun sayang, kotak yang disinyalir
merupakan papan permainannya itu telah hancur terkikis,namun masih bisa
sedikit diidentifikasi. Kira-kira terdapat 20 lubang kecil berjejer pada
kotak tsb dengan hiasan ukiran ular ditiap sudutnya. (mirip ular tangga
kah? tapi kok pake lobang-lobang segala?) Dari penemuan ini, Para
Arkeolog dapat menarik kesimpulan, mungkin permainan dadu memang berasal
dari daerah Mesopotamia, yang kemudian tersebar ke wilayah timur,
terutama ke China dan Jepang.
Pulau Cocos di costa
Rica merupakan salah satu pulau tropis yang khas dengan dua teluk di
utara, Wafer Bay dan Chatham Bay yang terbagi atas beberapa bukit serta
pelabuhan yang aman. Pulau Cocos juga terkenal dengan banyaknya air
tejun yang curam yang beberapa diantaranya memiliki tinggi lebih dari
200 meter.
article 2183941 14688B88000005DC 571 640x9251 Misteri Harta Karun
Senilai Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Seorang arkeolog,Jacques Cousteau mengatakan bahwa 13 tahun yang lalu
Pulau Cocos adalah Pulau yang paling indah di dunia. Pulau Cocos
merupakan salah satu pulau yang dijadikan sebagai tempat perlindungan
bagi kebanyakan bajak laut.
Tempat ini juga disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan harta karun
hasil jarahan bajak laut. Sebuah kisah menyatakan bahwa harta terkaya di
Dunia masih tersimpan di pulau ini.
Kabarnya tak hanya milik sekelompok bajak laut, namun ada 2 kelompok
bajak laut yang hartanya paling besar dan masih terkubur di Pulau Cocos.
Seperti yang diceritakan, harta karun pertama adalah milik bajak laut
yang bernama Benito Bonito yang sudah mengarungi pantai pasifik. Dan
yang kedua adalah milik Kapten Thompson pada tahun 1821.
Awalnya harta karun milik Thompson disimpan oleh bangsa Spanyol di Lima,
kini Kota Peru. Ketika Revolusi pecah, Jose de Lerna meminta Thompson
untuk memindahkan harta beharga tersebut tersebut ke koloni Spanyol yang
ada di Meksiko.
Seolah berkhianat, kapten Thompson membunuh enam suruhan Raja Jose de
Lerna dan melarikan harta tersebut ke Pulau Cocos.
article 2183941 14655D5A000005DC 253 308x425 Misteri Harta Karun Senilai
Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Banyak pemburu harta karun yang telah berkumpul di Pulau Cocos untuk
memcahkan misteri harta tersembunyi milik Thompson. Beberapa pemburu
yang paling terkenal adalah Sir Malcolm Campbell, Julius Fleischman
serta James A. Forbes.
Namun kabarnya tak satupun dari mereka yang cukup beruntung menemukan
harta karun tersebut. Dengan mengerahkan kemampuan teknologi abad 21,
seorang Insinyur asal Inggris berharap dapat menemukan harta karun hasil
jarahan kapten Thompson tersebut.
Sebuah tim yang di kepalai Insyinyur yang bernama Shaun Whitehead
tersebut yakin dapat menemukan tempat dari harta karun yang diperkirakan
mencapai 160 juta Pound Sterling atau sekitar Rp 2,3 T.
Rencananya tim ini akan menggunakan helikopter mini tanpa awak dengan di
lengkapi kamera untuk terbang mengelilingi pulau seluas sembilan mil
persegi itu, untuk membuat peta 3D lanskap dengan bantuan komputer.
Setelah itu, Tim ini akan mengeluarkan robot ular untuk merayap di
sejumlah titik yang telah ditentukan yang berguna untuk mendeteksi
rongga hingga kedalaman 60 kaki atau 18,2 meter. Info yang didapat dari
robot ular kemudian akan disatukan pada peta yang dihasilkan helikopter
mini sebelumnya.
Tak hanya sampai disitu, Tim ini juga akan mengirimkan bor yang akan
melubangi setiap titik yang yang berpotensi menjadi lokasi penguburan
harta karun. Lalu setah setiap titik berhasil di lubangi, kamera selebar
1 inch menyusul dikirim, untuk bertindak sebagai mata dalam pencarian
di bawah tanah itu.
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Pulau Cocos di costa
Rica merupakan salah satu pulau tropis yang khas dengan dua teluk di
utara, Wafer Bay dan Chatham Bay yang terbagi atas beberapa bukit serta
pelabuhan yang aman. Pulau Cocos juga terkenal dengan banyaknya air
tejun yang curam yang beberapa diantaranya memiliki tinggi lebih dari
200 meter.
article 2183941 14688B88000005DC 571 640x9251 Misteri Harta Karun
Senilai Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Seorang arkeolog,Jacques Cousteau mengatakan bahwa 13 tahun yang lalu
Pulau Cocos adalah Pulau yang paling indah di dunia. Pulau Cocos
merupakan salah satu pulau yang dijadikan sebagai tempat perlindungan
bagi kebanyakan bajak laut.
Tempat ini juga disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan harta karun
hasil jarahan bajak laut. Sebuah kisah menyatakan bahwa harta terkaya di
Dunia masih tersimpan di pulau ini.
Kabarnya tak hanya milik sekelompok bajak laut, namun ada 2 kelompok
bajak laut yang hartanya paling besar dan masih terkubur di Pulau Cocos.
Seperti yang diceritakan, harta karun pertama adalah milik bajak laut
yang bernama Benito Bonito yang sudah mengarungi pantai pasifik. Dan
yang kedua adalah milik Kapten Thompson pada tahun 1821.
Awalnya harta karun milik Thompson disimpan oleh bangsa Spanyol di Lima,
kini Kota Peru. Ketika Revolusi pecah, Jose de Lerna meminta Thompson
untuk memindahkan harta beharga tersebut tersebut ke koloni Spanyol yang
ada di Meksiko.
Seolah berkhianat, kapten Thompson membunuh enam suruhan Raja Jose de
Lerna dan melarikan harta tersebut ke Pulau Cocos.
article 2183941 14655D5A000005DC 253 308x425 Misteri Harta Karun Senilai
Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Banyak pemburu harta karun yang telah berkumpul di Pulau Cocos untuk
memcahkan misteri harta tersembunyi milik Thompson. Beberapa pemburu
yang paling terkenal adalah Sir Malcolm Campbell, Julius Fleischman
serta James A. Forbes.
Namun kabarnya tak satupun dari mereka yang cukup beruntung menemukan
harta karun tersebut. Dengan mengerahkan kemampuan teknologi abad 21,
seorang Insinyur asal Inggris berharap dapat menemukan harta karun hasil
jarahan kapten Thompson tersebut.
Sebuah tim yang di kepalai Insyinyur yang bernama Shaun Whitehead
tersebut yakin dapat menemukan tempat dari harta karun yang diperkirakan
mencapai 160 juta Pound Sterling atau sekitar Rp 2,3 T.
Rencananya tim ini akan menggunakan helikopter mini tanpa awak dengan di
lengkapi kamera untuk terbang mengelilingi pulau seluas sembilan mil
persegi itu, untuk membuat peta 3D lanskap dengan bantuan komputer.
Setelah itu, Tim ini akan mengeluarkan robot ular untuk merayap di
sejumlah titik yang telah ditentukan yang berguna untuk mendeteksi
rongga hingga kedalaman 60 kaki atau 18,2 meter. Info yang didapat dari
robot ular kemudian akan disatukan pada peta yang dihasilkan helikopter
mini sebelumnya.
Tak hanya sampai disitu, Tim ini juga akan mengirimkan bor yang akan
melubangi setiap titik yang yang berpotensi menjadi lokasi penguburan
harta karun. Lalu setah setiap titik berhasil di lubangi, kamera selebar
1 inch menyusul dikirim, untuk bertindak sebagai mata dalam pencarian
di bawah tanah itu.
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Pulau Cocos di costa
Rica merupakan salah satu pulau tropis yang khas dengan dua teluk di
utara, Wafer Bay dan Chatham Bay yang terbagi atas beberapa bukit serta
pelabuhan yang aman. Pulau Cocos juga terkenal dengan banyaknya air
tejun yang curam yang beberapa diantaranya memiliki tinggi lebih dari
200 meter.
article 2183941 14688B88000005DC 571 640x9251 Misteri Harta Karun
Senilai Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Seorang arkeolog,Jacques Cousteau mengatakan bahwa 13 tahun yang lalu
Pulau Cocos adalah Pulau yang paling indah di dunia. Pulau Cocos
merupakan salah satu pulau yang dijadikan sebagai tempat perlindungan
bagi kebanyakan bajak laut.
Tempat ini juga disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan harta karun
hasil jarahan bajak laut. Sebuah kisah menyatakan bahwa harta terkaya di
Dunia masih tersimpan di pulau ini.
Kabarnya tak hanya milik sekelompok bajak laut, namun ada 2 kelompok
bajak laut yang hartanya paling besar dan masih terkubur di Pulau Cocos.
Seperti yang diceritakan, harta karun pertama adalah milik bajak laut
yang bernama Benito Bonito yang sudah mengarungi pantai pasifik. Dan
yang kedua adalah milik Kapten Thompson pada tahun 1821.
Awalnya harta karun milik Thompson disimpan oleh bangsa Spanyol di Lima,
kini Kota Peru. Ketika Revolusi pecah, Jose de Lerna meminta Thompson
untuk memindahkan harta beharga tersebut tersebut ke koloni Spanyol yang
ada di Meksiko.
Seolah berkhianat, kapten Thompson membunuh enam suruhan Raja Jose de
Lerna dan melarikan harta tersebut ke Pulau Cocos.
article 2183941 14655D5A000005DC 253 308x425 Misteri Harta Karun Senilai
Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Banyak pemburu harta karun yang telah berkumpul di Pulau Cocos untuk
memcahkan misteri harta tersembunyi milik Thompson. Beberapa pemburu
yang paling terkenal adalah Sir Malcolm Campbell, Julius Fleischman
serta James A. Forbes.
Namun kabarnya tak satupun dari mereka yang cukup beruntung menemukan
harta karun tersebut. Dengan mengerahkan kemampuan teknologi abad 21,
seorang Insinyur asal Inggris berharap dapat menemukan harta karun hasil
jarahan kapten Thompson tersebut.
Sebuah tim yang di kepalai Insyinyur yang bernama Shaun Whitehead
tersebut yakin dapat menemukan tempat dari harta karun yang diperkirakan
mencapai 160 juta Pound Sterling atau sekitar Rp 2,3 T.
Rencananya tim ini akan menggunakan helikopter mini tanpa awak dengan di
lengkapi kamera untuk terbang mengelilingi pulau seluas sembilan mil
persegi itu, untuk membuat peta 3D lanskap dengan bantuan komputer.
Setelah itu, Tim ini akan mengeluarkan robot ular untuk merayap di
sejumlah titik yang telah ditentukan yang berguna untuk mendeteksi
rongga hingga kedalaman 60 kaki atau 18,2 meter. Info yang didapat dari
robot ular kemudian akan disatukan pada peta yang dihasilkan helikopter
mini sebelumnya.
Tak hanya sampai disitu, Tim ini juga akan mengirimkan bor yang akan
melubangi setiap titik yang yang berpotensi menjadi lokasi penguburan
harta karun. Lalu setah setiap titik berhasil di lubangi, kamera selebar
1 inch menyusul dikirim, untuk bertindak sebagai mata dalam pencarian
di bawah tanah itu.
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Pulau Cocos di costa
Rica merupakan salah satu pulau tropis yang khas dengan dua teluk di
utara, Wafer Bay dan Chatham Bay yang terbagi atas beberapa bukit serta
pelabuhan yang aman. Pulau Cocos juga terkenal dengan banyaknya air
tejun yang curam yang beberapa diantaranya memiliki tinggi lebih dari
200 meter.
article 2183941 14688B88000005DC 571 640x9251 Misteri Harta Karun
Senilai Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Seorang arkeolog,Jacques Cousteau mengatakan bahwa 13 tahun yang lalu
Pulau Cocos adalah Pulau yang paling indah di dunia. Pulau Cocos
merupakan salah satu pulau yang dijadikan sebagai tempat perlindungan
bagi kebanyakan bajak laut.
Tempat ini juga disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan harta karun
hasil jarahan bajak laut. Sebuah kisah menyatakan bahwa harta terkaya di
Dunia masih tersimpan di pulau ini.
Kabarnya tak hanya milik sekelompok bajak laut, namun ada 2 kelompok
bajak laut yang hartanya paling besar dan masih terkubur di Pulau Cocos.
Seperti yang diceritakan, harta karun pertama adalah milik bajak laut
yang bernama Benito Bonito yang sudah mengarungi pantai pasifik. Dan
yang kedua adalah milik Kapten Thompson pada tahun 1821.
Awalnya harta karun milik Thompson disimpan oleh bangsa Spanyol di Lima,
kini Kota Peru. Ketika Revolusi pecah, Jose de Lerna meminta Thompson
untuk memindahkan harta beharga tersebut tersebut ke koloni Spanyol yang
ada di Meksiko.
Seolah berkhianat, kapten Thompson membunuh enam suruhan Raja Jose de
Lerna dan melarikan harta tersebut ke Pulau Cocos.
article 2183941 14655D5A000005DC 253 308x425 Misteri Harta Karun Senilai
Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Banyak pemburu harta karun yang telah berkumpul di Pulau Cocos untuk
memcahkan misteri harta tersembunyi milik Thompson. Beberapa pemburu
yang paling terkenal adalah Sir Malcolm Campbell, Julius Fleischman
serta James A. Forbes.
Namun kabarnya tak satupun dari mereka yang cukup beruntung menemukan
harta karun tersebut. Dengan mengerahkan kemampuan teknologi abad 21,
seorang Insinyur asal Inggris berharap dapat menemukan harta karun hasil
jarahan kapten Thompson tersebut.
Sebuah tim yang di kepalai Insyinyur yang bernama Shaun Whitehead
tersebut yakin dapat menemukan tempat dari harta karun yang diperkirakan
mencapai 160 juta Pound Sterling atau sekitar Rp 2,3 T.
Rencananya tim ini akan menggunakan helikopter mini tanpa awak dengan di
lengkapi kamera untuk terbang mengelilingi pulau seluas sembilan mil
persegi itu, untuk membuat peta 3D lanskap dengan bantuan komputer.
Setelah itu, Tim ini akan mengeluarkan robot ular untuk merayap di
sejumlah titik yang telah ditentukan yang berguna untuk mendeteksi
rongga hingga kedalaman 60 kaki atau 18,2 meter. Info yang didapat dari
robot ular kemudian akan disatukan pada peta yang dihasilkan helikopter
mini sebelumnya.
Tak hanya sampai disitu, Tim ini juga akan mengirimkan bor yang akan
melubangi setiap titik yang yang berpotensi menjadi lokasi penguburan
harta karun. Lalu setah setiap titik berhasil di lubangi, kamera selebar
1 inch menyusul dikirim, untuk bertindak sebagai mata dalam pencarian
di bawah tanah itu.
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Pulau Cocos di costa
Rica merupakan salah satu pulau tropis yang khas dengan dua teluk di
utara, Wafer Bay dan Chatham Bay yang terbagi atas beberapa bukit serta
pelabuhan yang aman. Pulau Cocos juga terkenal dengan banyaknya air
tejun yang curam yang beberapa diantaranya memiliki tinggi lebih dari
200 meter.
article 2183941 14688B88000005DC 571 640x9251 Misteri Harta Karun
Senilai Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Seorang arkeolog,Jacques Cousteau mengatakan bahwa 13 tahun yang lalu
Pulau Cocos adalah Pulau yang paling indah di dunia. Pulau Cocos
merupakan salah satu pulau yang dijadikan sebagai tempat perlindungan
bagi kebanyakan bajak laut.
Tempat ini juga disebut-sebut sebagai tempat penyimpanan harta karun
hasil jarahan bajak laut. Sebuah kisah menyatakan bahwa harta terkaya di
Dunia masih tersimpan di pulau ini.
Kabarnya tak hanya milik sekelompok bajak laut, namun ada 2 kelompok
bajak laut yang hartanya paling besar dan masih terkubur di Pulau Cocos.
Seperti yang diceritakan, harta karun pertama adalah milik bajak laut
yang bernama Benito Bonito yang sudah mengarungi pantai pasifik. Dan
yang kedua adalah milik Kapten Thompson pada tahun 1821.
Awalnya harta karun milik Thompson disimpan oleh bangsa Spanyol di Lima,
kini Kota Peru. Ketika Revolusi pecah, Jose de Lerna meminta Thompson
untuk memindahkan harta beharga tersebut tersebut ke koloni Spanyol yang
ada di Meksiko.
Seolah berkhianat, kapten Thompson membunuh enam suruhan Raja Jose de
Lerna dan melarikan harta tersebut ke Pulau Cocos.
article 2183941 14655D5A000005DC 253 308x425 Misteri Harta Karun Senilai
Rp2,3 T di Pulau Cocos, Costa Rica
Banyak pemburu harta karun yang telah berkumpul di Pulau Cocos untuk
memcahkan misteri harta tersembunyi milik Thompson. Beberapa pemburu
yang paling terkenal adalah Sir Malcolm Campbell, Julius Fleischman
serta James A. Forbes.
Namun kabarnya tak satupun dari mereka yang cukup beruntung menemukan
harta karun tersebut. Dengan mengerahkan kemampuan teknologi abad 21,
seorang Insinyur asal Inggris berharap dapat menemukan harta karun hasil
jarahan kapten Thompson tersebut.
Sebuah tim yang di kepalai Insyinyur yang bernama Shaun Whitehead
tersebut yakin dapat menemukan tempat dari harta karun yang diperkirakan
mencapai 160 juta Pound Sterling atau sekitar Rp 2,3 T.
Rencananya tim ini akan menggunakan helikopter mini tanpa awak dengan di
lengkapi kamera untuk terbang mengelilingi pulau seluas sembilan mil
persegi itu, untuk membuat peta 3D lanskap dengan bantuan komputer.
Setelah itu, Tim ini akan mengeluarkan robot ular untuk merayap di
sejumlah titik yang telah ditentukan yang berguna untuk mendeteksi
rongga hingga kedalaman 60 kaki atau 18,2 meter. Info yang didapat dari
robot ular kemudian akan disatukan pada peta yang dihasilkan helikopter
mini sebelumnya.
Tak hanya sampai disitu, Tim ini juga akan mengirimkan bor yang akan
melubangi setiap titik yang yang berpotensi menjadi lokasi penguburan
harta karun. Lalu setah setiap titik berhasil di lubangi, kamera selebar
1 inch menyusul dikirim, untuk bertindak sebagai mata dalam pencarian
di bawah tanah itu.
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Read more at http://uniqpost.com/44880/misteri-harta-karun-senilai-rp23-t-di-pulau-cocos-costa-rica/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar